Halo, Swifters! Sesuai janji nih, artikel kali ini kita akan membahas Conditional Sentence! Biasanya pada masih bingung ya masalah conditional sentence? Hmm, artikel kali ini semoga membantu ya, Swifters.. Jaid, kalimat conditional biasanya digunakan untuk mengungkapkan pengandaian-pengandaian dengan beberapa kemungkinan hasil dari probabilitas atau konsekuensi dari kemungkinan kalimat permata. Dari penjelasan tersebut dibagilah kalimat conditional menjadi 3 tipe, yaitu tipe 1, 2, dan 3, Swifters.

 

Conditional Type 1

Formula : If + Present Tense, + Future Tense

Kalimat : If I have enough money, I will go to Japan.

Nature    : Kesempatan untuk kedua kalimat terjadi masih sangat mungkin.

 

Conditional Type 2 (Special Condition)

Formula : If + Past Tense, + Past Future Tense

Kalimat : If I were you, I would tell her that I love her.

Nature : Sesuatu yang tidak mungkin terjadi karena pengandaian yang tidak nyata.

 

Conditional Type 3

Formula : If + Past Perfect Tense, + Past Future Perfect Tense

Kalimat : If you had eaten the apple, you would have passed away.

Nature : Sesuatu yang tidak mungkin terjadi karena kalimat pertama tidak terjadi.



 

Nah, jadi gitu swifters cara membedakannya. Jadi ketika kita sadar bahwa di soal TOEFL ternyata adalah conditional sentence, maka kita lihat kombinasi kalimat pertama dan kedua apakah sudah benar secara grammartikal? Nah, kalau sudah hafal pasangan tensesnya di setiap tipe conditional sentence nggak usah bingung-bingung lagi deh buat mengerjakan soal-soal TOEFL. Untuk artikel besok kita akan bahas degree comparison, Swifters. Ditunggu ya..

Categories: Structure

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *