Hai, Swifters, ketemu lagi deh dengan artikel TOEFL yang selalu kasih kalian tips-tips yang membantu. Nah, kali ini kita akan bahas mengenai tips untuk mengerjakan Structure and Written Expression di TOEFL nih. Cuma ada dua part, cuma 40 soal, tapi bobotnya malah banyak ketika nilainya dikonversi, Swifters. DI bagian ini nih yang seharusnya kita upayakan agar dapat mendongkrak nilai TOEFL kita.
Mau di part multiple choice atau di error analysis sama-sama butuh kemampuan pemahaman grammar yang oke nih, Swifters. Dari tenses, modals, pronouns, agreements, causative, subjunctive, degree of comparison, preposition dan masih banyak lagi bakal secara acak keluar di soal TOEFL. Jadi ada baiknya kita benar-benar menguasai materi grammar dengan baik sebelum mengambil test TOEFL ya, Swifters.



Dalam artikel tips TOEFL untuk structure and written expession kita akan bahas selengkap-lengkapnya grammar apa saja yang biasanya menjadi soal. Untuk contoh paling mudah diingat Swifters pada tips structure kali ini adalah contoh penggunaan kalimat passive.
Kalimat passive adalah kalimat yang membalik objek menjadi subjek pad akalimat dengan verb yang berubah makna dari me- menjadi di- (memakan (eat)  dimakan (is eaten)) dengan structure O (sebagai S) + to be + V3 + by + S (sebagai O). Jadi ketika kalimat tersebut berbunyi “I eat a mango” ketika aktif, maka kalimat tersebut seharusnya berbunyi “A mango is eaten by me” ketika menjadi pasif. Jadi simpan konsep simpel itu baik-baik dalam ingatan, Swifters, jadi ketika kalimat berubah menjadi kompleks Swifters tidak akan bingung.

Categories: Structure

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *