Sesuai janji nih, Swifter. Artikel kali ini kita akan membahas perfect tense. Horeeee. Jadi,
perfect tense itu biasanya digunakan untuk mengungkapkan hal yang (baru saja) sudah / telah selesai untuk beberapa kasus atau untuk mengungkapkan sesuatu yang sudah terjadi namun masih berlangsung. Lalu bedanya apa dengan past tense? Jelas beda dong! Perfect itu untuk sesuatu yang baru saja terjadi dan (mungkin) masih ada bekasnya atau hasilnya, sedangkan past tense sudah tanpa bekas atau hasil kita kasih contoh deh, Swifters.
1. I have cried (Artian disini, si subject baru saja menangis, bisa jadi matanya masih sembab)
2. I cried (Artian disini, si subject juga menangis (mungkin) kemarin atau di masa lampau, namun bekas sudah tidak ada).

Nominal:

(+) I have been a doctor | (-) I have not been a doctor | (?) Have I been a doctor?
(+) He has been smart | (-) He has not been smart | (?) Has he been smart?

Verbal:

(+) She has decided | (-) She has not decided | (?) Has she decided?
(+) You have done | (-) You have not done | (?) Have you done?




Bonus nih, Swifters. Kita kasih tense chart buat cepet menghafal formula tenses, hihihi kurang baik apa coba.

TENSES CHART

PRESENT TENSE
PAST TENSE
FUTURE TENSE

CONTINUOUS TENSE

S + am / is / are + Ving

S + was / were + Ving

S + will + Ving

PERFECT TENSE

S + have / has + V3

S + had + V3

S + will + have / has + V3

Categories: Structure

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *