Seputar TOEFL

Tips Mempersiapkan Diri untuk Mengikuti Ujian TOEFL

 

Seluk Beluk TOEFL

Bagi yang sedang membutuhkan sertifikat TOEFL, pastinya sudah mulai mengumpulkan informasi tentang cek skor TOEFL gratis. Saat ini, sertifikat TOEFL sangat dibutuhkan bagi mereka yang sedang berburu beasiswa baik dalam dan luar negeri, serta mencari pekerjaan. Ini dikarenakan kemampuan Bahasa Inggris sangat dibutuhkan dalam dunia akademik dan pekerjaan yang semakin mengglobal. 

Banyak yang mulai mempersiapkan diri untuk ujian TOEFL, mulai dari belajar contoh-contoh soal, dan juga mencari tutorial TOEFL gratis yang juga banyak disediakan di internet. Ini semua untuk menyesuaikan tuntutan akademik dan dunia kerja yang mengharuskan para pelamar beasiswa atau pekerjaan memiliki sertifikat TOEFL demi mengecek kemampuan Bahasa Inggrisnya.



Struktur UJIAN TOEFL

Ujian TOEFL itu sendiri soalnya seperti apa sih? Ternyata soal TOEFL itu dibagi menjadi tiga bagian. Bagian yang pertama adalah Listening Comprehension yang dilakukan selama 35 menit dengan tiga part didalamnya. Part pertama adalah soal dengan short dialogue, lalu part kedua adalah soal dengan long dialogue yang biasanya sudah terdiri dari 4 sampai 5 soal per percakapan, dan yang terakhir adalah monologue. Lalu bagian kedua adalah Structure and Written Expression. Selama 25 menit. Wah, apa ya itu? 

Pada bagian Structure and Written expression ini kemampuan grammar Bahasa Inggris kita yang diuji. Dalam bagian ini ada dua part saja, yaitu part multiple choice dan error analysis. Multiple choice caranya mudah, hanya sekadar meneruskan kalimat atau mengisi titik-titik yang disediakan soal lalu mengisi dengan pilihan jawaban yang tersedia, untuk part error analysis kalian akan diminta untuk mencari bagian mana dari kalimat yang ternyata tidak well organized atau salah. 

Bagian terakhir dari TOEFL adalah Reading Comprehension selama 55 menit. Reading ini sendiri hanya terdiri dari satu part dan satu kali tes biasanya kita akan menjumpai sekitar empat sampai lima bacaan untuk setiap lima sampai enam soal tiap bacaan. Bacaannya tidak panjang, kita hanya diminta teliti dan menguasai banyak kosa kata pada bagian ini.

Pada dasarnya, ada dua jenis ujian TOEFL yang resmi. Yaitu TOEFL ITP (Institutional Testing Program) dimana ujiannya diadakan secara tertulis, dan TOEFL IBT (Internet Best Test) dimana ujiannya menggunakan skema komputerisasi. Harga untuk ujian TOEFL ITP berkisar Rp. 500.000 – 750.000 tergantung institusi dimana anda ujian. Sedangkan TOEFL IBT berkisar Rp. 2.600.000 – 3.600.000.



Cara Belajar TOEFL yang Efektif

Bagi kamu yang memang belum terlalu familiar dengan TOEFL ataupun masih memiliki kemampuan yang relatif minim dalam Bahasa Inggris, alangkah baiknya mencari cara yang efektif terlebih untuk belajar dan menguasai materi TOEFL sebelum memutuskan untuk ujian.

Pastikan anda sudah mempelajari contoh-contoh soal TOEFL dari buku resmi latihan TOEFL yang anda bisa temukan di tokoh-tokoh buku, ataupun belajar dari contoh-contoh di internet. Selain menguasai teori, anda juga harus sering latihan (praktek) ujian TOEFL sebelum ujian resmi.

Usahakan untuk berlatih dengan menggunakan lembaran soal TOEFL, dan terlebih lagi dengan menggunakan estimasi waktu yang sama persis ketika sedang ujian TOEFL. Praktek atau latihan ini akan sangat membantu anda untuk membiasakan diri dengan kondisi nyata saat ujian resmi berlangsung.

Maka dari itu pastikanlah kamu sudah belajar giat dan latihan TOEFL gratis melalui beberapa layanan kursus online di internet, sehingga anda sudah bisa menguasai manajemen waktu yang baik pada saat ujian resmi. Latihan-latihan tersebut juga akan membantu kamu dalam menguasai medan ujian, bisa lebih tenang, dan berpikir dengan lebih jernih saat ujian nyata berlangsung.